TIDAK PERLU DAFTAR BANPRES UMKM/BPUM CAIR LAGI 1.2 JUTA

Sangat ramai sekali di group media social banyak yang mengirim bukti saldo masuk sebasar 1.200.000 di buku tabungannya, ada yang tertanggal 28 Maret dan ada juga yang tertanggal 31 Maret 2021. Dan ternyata meraka adalah yang pernah menerima Banpres UMKM/BPUM di tahun 2020. 

Setelah kami pelajari Peraturan Mentri Koperasi dan UKM terbaru dan baru di sahkan nomor 2 tahun 2021 ternyata ada point yang dapat menjadi jawaban atas saldo 1.200.000,- yang tiba-tiba masuk ke rekening. Ingin tau jawabannya simak terus video ini dari awal sampai akhir dan jangan diskip agar tidak gagal paham ya…



Kemenkop UKM sebelumnya sudah pernah menyampaikan bahwa program banpres Pruduktif Usaha Mikro/BPUM akan dilanjutkan di 2021, pendaftarannya juga sudah banyak di nanti oleh pelaku UMKM sejak bulan Januari, Kemenkop terus mengupdate perkembangan BPUM dengan menyaiapkan aturan, regulasi dan detail lainnya, hingga belum lama ini muncul Peraturan Mentri Koperasi dan UKM No 2 tahun 2021 sebagai payung hukum sekaligus pedoman dalam penyaluran BPUM 2021.

Namun 3 hari ini ramai sekali di group-group media social, banyak anggota group yang mengirimkan foto buku rekening dengan saldo masuk sebesar 1.200.000,-  ada yang masuk pada tanggal 28 Maret 2021 ada juga yang masuk tanggal 31 Maret dan mereka semua adalah yang sudah pernah dapat banpres umkm/BPUM di 2020. 

Seperti Akun Rosid yang mengatakan : Benar adanya.. tapi masih di bekukan. Kata pihak bank kira-kira cair pertengahan April lurr.. salam Jateng.. status tersebut dilengkapi dengan bukti struk tertanggal 28 Maret



Kemudian ada akun Usuf berkomentar “(Banpres UMKM/BPUM) Cair Desember 2020 pas tadi ke bank print ada saldo Alhamdulillah tapi masih di bekukan. Komentarnya dilengkapi dengan foto buku rekening dengan saldo masuk 1.200.000

Dan masih banyak lagi akun yang berkomentar dan mengaku mendapatkan saldo 1.200.000

Aturan Banpres UMKM/BPUM tahun 2020 BPUM hanya di berikan sekali salur saja, namun apa yang terjadi di Peraturan Mentri Koperasi dan UKM nomor 2 tahun 2021 terkait dasar dan pedoman penyaluran BPUM tahun 2021 tepatnya pada pasal 4 yang sudah di ubah dan berbunyi sebagai berikut :

1.   BPUM diberikan kepada pelaku usaha mikro yang ;

a.   Belum pernah menerima dana BPUM; atau

b.   Telah menerima dana BPUM tahun anggaran sebelumnya

2.   Pelaku usaha Mikro sebagaimana dimaksud pada ayat 1 tidak sedang menerima KUR

Jadi pada pasal 4 tersebut khususnya point “b” maka untuk tahun 2021 untuk pelaku usaha mikro yang sudah menrima BPUM di tahun 2020 bisa diberikan kembali pada tahun ini.

Kemudian kenapa nominalnya 1.200.000 bukan 2.400.000 seperti tahun 2021 ternyata terjawab pada pasal 3 ayat 1… yang redaksinya seperti berikut ini :

1.   BPUM diberikan dalam bentuk uang sejumlah Rp. 1.200.000 secara sekaligus untuk pelaku usaha mikro yang memenuhi krteria tertentu.

2.   Dana BPUM sebagaimna dimaksud pada ayat 1 disalurkan langsung ke rek penerima BPUM.

Dengan ini terjawab sudah bahwa saldo yang tiba-tiba masuk merupakan Bansos BPUM yang di transfer oleh kemenkop UKM bagi yang sudah pernah mendapatkan di tahun 2020 dan nominal 1.200.000 merupakan nominal BPUM untuk tahun 2021. 

Maka dapat disimpulkan untuk yang sudah pernah dapat BPUM di tahun 2020 dapat kami simpulkan tidak perlu daftar lagi karena otomatis jika dianggap layak maka kemenkop akan memberikan BPUM lagi. Seperti yang sudah terjadi pada akun-akun media social yang sudah saya sebutkan.

Kemudian apakah perlu verifikasi kembali untuk mencairkan bantuan tersebut? Dan apakah semuanya akan mendapatkan? Kita masih sama-sama menunggu informasi selanjutnya, dan jangn lupa jika ke bank minta print outkan butabnya.. mudah-mudahan ada saldo masuk, dan jangan sampai bantuan yang sudah masuk tidak kita ambil akhirnya dikembalikan ke kas Negara.

Selamat menuju bulan penuh berkah,aamiin.


Subscribe to receive free email updates:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

tinggalkan pesan