SAH ATURAN TERBARU 2021. YANG SUDAH DAPAT BANPRES UMKM/BPUM 2020 BISA DAPAT LAGI TAHUN INI

 

Pada artikel ini kami akan berbagai informasi Berapa Jumlah Nominal BPUM yang akan diberikan Pemerintah di tahun 2021? Apa saja syarat untuk mendpatkan BPUM ? Dimana dapat melakukan pendaftaran BPUM ? Apakah yang sudah pernah menerima BPUM Bisa dapat/atau mendaftar kembali?

Kami akan menjawabnya berdasarkan Peraturan Mentri Koperasi  terbaru yang baru saja di sahkan Nomor 2 tahun 2021 Tentang Pedoman UMum penyaluran bantuan pemerintah untuk pelaku usaha mikro.



Sudah banyak pelaku usaha mikro yang menanti kapan dibuka kembali pendaftaran BPUM 2021, mengingat para pelaku usaha mikro meruapkan golongan yang paling merasakan dampak pandemi sehingga sehingga omsetnya bisa terjun bebas sampai dengan tinggal 30% saja.

Mengingat kemenkop sudah menerbitkan Peraturan terbaru yang baru saja disahkan nomoar 2 tahun 2021, dan akan kita kupas pada pembahasan kali ini.

Pertanyaan pertama berapa nominal BPUM di tahun 2021? Apakah masih sama di 2020?  Pada pasal 3 ayat 1 disebutkan :

BPUM diberikan dlam bentuk uang, sejumlah 1.200.000,- sekaligus untuk pelaku usaha mikro yang memenuhi kriteria tertentu.   Dari sini berti fik sahabat UMKM BPUM tahun ini nilainya 1.200.000

Kemudian pertanyaan yang kedua apa saja syrat untuk emndapatkan BPUM ?

Syarat untuk mendapatkan bansos UMKM 2021 ini menurut PermenKUKM Nomor 2 Tahun 2021 yaitu:

1. Warga negara Indonesia;

2. Memiliki KTP elektronik;

3. Memiliki usaha mikro yang dibuktikan dengan surat usulan calon penerima BPUM dari pengusul BPUM beserta lampirannya yang merupakan satu kesatuan;

4. Bukan ASN, Anggota TNI/Polri, pegawai BUMN atau BUMD.

Berti untuk syarat masih sama seperti di 2020 dan tidak ada perubahan.

Kemudian dimana dapat melakukan pendaftaran BPUM 2021 ? Pada pasal 6 disebutkan : Calon penerima BPUM diusulkan oleh Dinas atau badan yang membidangi Koperasi dan usaha mikro, kecil, dan menengah kabupaten kota.

Nah ini yang mungkin sedikit berbeda dengan tahun sebelumnya dimna lembaga pengusul hanya difokuskan ke Dinas Koperasi dan UKM kabupaten kota saja, berti Koperasi, lembaga pembiyaan dan BLU sudah tidak dapat menjadi lembaga pengusul.

Hal ini juga sudah kami coba konfirmasi ke rekan kami yang di koperasi dan membenarkan hal tersebut bahwa di tahun ini BPUM hanya melalui satu pintu saja yaitu Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Kota saja.

Kemudian pertanyaan selanjutnya apakah yang sudah mendpatkan BPUM di tahun 2020 bisa mendapatkannya lagi atau mendaftar lagi di tahun 2021 ?

Pada pasal 4 disebutkan :

1.   BPUM diberikan kepada pelaku usaha mikro yang :

a.   Belum pernah menerima BPUM; atau

b.   Telah menerima dana BPUM tahun anggaran sebelumnya

2.   Pelaku usaha mikro sebagaimana dimaksud pada ayat 1 sedang tidak menerima KUR



Dari pasal 4 tersebut ada yang menarik terutama pada point dimana yang telah menerima dana BPUM tahun anggaran sebelumnya juga boleh/bisa mendapatkan BPUM 2021. 

Namun seperti apa skemanya apakah harus mendaftar ulang atau bagamna ini yang belum dijelaskan secara jelas pada pasal tersebut, kita masih menunggu informasi pembukaan resminya di masing-masing Dinas Koperasi dan UKM kabupaten kota.

Sudah ada Kabupaten yang sedang membuka pendaftaran, namun kami coba konfirmasi ke salah satu Kabupaten yang lain melalui sambungan telfon menyampaikan belum melakukan pembukaan.. Tampaknya sebentar lagi mungkin sudah ada yang di cairkan/dibuka pendaftarannya kita tunggu saja.

Subscribe to receive free email updates:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

tinggalkan pesan