LAKUKAN 7 HAL INI AGAR LOLOS DAFTAR BANTUAN UMKM/BPUM TAHAP 3

 

Sahabat menarasiger.com, apa kabar?? Semoga kita selalu diberi kesehatan, kebaikan, kelancaran usaha dan keberkahan dalam hidup ini. Artikel ini saya buat khusus bagi pendaftar yang telah gagal di tahap 1 dan 2 dan bagi yang akan melakukan pendaftaran Bantuan UMKM/BPUM di tahap 3. Untuk yang sudah gagal di tahap 1 dan 2 maka masih ada kesempatan dan bisa melakukan pendaftaran ulang di tahap 3 yang rencananya akan di buka kembali pada tahun 2021.

Beragam pendapat dari para pendaftar dan penerima bantuan UMKM/BPUM di tahap 1 dan 2 diantara nya adalah sebagai berikut :

1.     Ada yang tidak melakukan pendaftaran tapi namanya muncul dan terdaftar sebagai penerima, baik yang memiliki no.rek. simpedes bri dan belum pernah mengajukan pembiayaan dan saldo tabungannya kurang dari 2 juta, maupun untuk anggota PNM Mekar, dan untuk hal ini sudah kami jelaskan dalam Chanel Youtube Nasrulloh Arul

2.     Ada yang melakukan pendaftaran secara mandiri dan ofline di tahap 1 dan 2 dengan langsung datang ke Dinas Koperasi Kabupaten/kota kemudian dinyatakan lolos/terdaftar

3.     Ada yang dengan mudahnya melakukan pendaftaran secara mandiri melalui online dirumah masing-masing di tahap 1 dan 2 melalui portal-portal pendaftaran Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Kota dan dinyatakan terdaftar/lolos

4.     Ada yang suasah payah melakukan pendaftaran secara ofline dan online melalui Dinas koperasi dan UKM dan sampai saat ini belum dinyatakan terdaftar/lolos

Sahabat UMKM termasuk yang no berpa? Silahkan tulis dikolom kommentar ya… kita sama-sama cari solusinya…



Artikel ini kami fokuskan pada point nomor 4 ya…. Ada yang suasah payah melakukan pendaftaran secara ofline dan online melalui dinas koperasi dan UKM dan sampai saat ini belum dinyatakan terdaftar/lolos ?

Apa tanggapan Kemenkop terkait hal ini? Apakah ada kesalahan dalam melakukan pendaftaran dan bagaimana solusinya?

Untuk pendaftar yang dinyatakan DITOLAK Dalam hal ini Deputi Bidang Pembiayaan Kementrian Koperasi dan UKM Hanung Harimba Rachman mengatakan “ ada sekitar 8 juta data yang yang dinyatakan ditolak dan harus di-reject karena datanya tidak valid “ padahal dari angka itu ada sebanyak 30 persen data yang sebenarnya masih bisa diperbaiki, asalkan kepala daerah atau dinas yang berasal dari daerah atau kabupaten/kota bisa segera memperbaikinya dengan cepat “ ujarnya saat dihubungi kompas.com

Penyebab data tersebut dinyatakan tidak valid karena ada beberpa point yang dikosongkan saat mengisi data.

Baca Juga : MENSOS TRI RISMAHARINI : BANSOS CAIR AWAL JANUARI 2021

Point yang dimaksud seperti alamat tempat tinggal dan status pekerjaan, selain itu para pendaftar salah menuliskan NIK

dalam hal ini Nurul Rachman selaku  Kepala Bidang Lembaga Kewirausahaan Kementrian Koperasi menyebutkan sebabny, bantuan tersebut memang hanya diperuntukan bagi para UMKM yang belum pernah mengajukan pinjaman apapun di bank, sebagaimana diwartakan kompas.com (Kamis 17/09/2020)

“Bantuan Presiden untuk mikro yang Rp 2.4 juta itu mungkin masih banyak yang belum tahu kenapa susah untuk mendapatkannya “

“Sebenarnya tidak susah. Bantuan-bantuan usaha mikro memang diperuntukan bagi mereka yang belum ada akses ke bank “

“ jadi ini benar-benar bagi UKM yang memang selama ini tidak bisa melakukan aksesibilitasnya ke perbankan. Itu kami lakukan bantuannya melalui  BPUM “

Kemudian Menkop UKM Teten Masduki “ Data dikita sudah melampaui dari 12 juta UMKM, mungkin yang tidak kebagian saat ini bisa diusulkan untuk menerima tahun depan dan sedang diusulkan ke komite PEN biar diperpanjang “

Berdasarkan keterangan-kerangan dari Kemenkop dan jajarannya maka yang menjadi perhatian untuk para pendaftar di tahap yang ke tiga adalah berikut ini :

1.     Pastikan memiliki EKTP dan NIK yang kita input saat melakukan pendaftaran benar tanpa ada kesalahan 1 digit angka pun, karena NIk yang tidak benar tidak akan terbaca saat validasi dan pihak bank juga tidak akan bisa mengakses data tersebut.

2.     Pastikan no Hand Phone yang di gunakan benar, masih aktif, sehingga sms notifikasi bisa masuk. Ada pendaftar yang tidak mencantumkan nomor Hand Phone, ada juga yang memasukan no WA dan masa aktif kartunya sudah habis ini adalah kesalahan fatal yang di lakukan pendaftar.

3.     Isi semua kolom pendaftaran, nama usaha, status pekerjaan saat ini dll.  jangan sampai ada yang terlewat atau kosong.

4.     Bagi yang melakukan pendaftaran secara online pastikan link yang kita gunakan untuk mendaftar benar, bukan link hoaxs. Jika link pendaftaran tersebut benar maka data akan masuk ke Dinas Koperasi dan UKM dan sebaliknya jika link hoax maka data pendaftar akan digunakan oleh orang yang tidak bertanggungjawab untuk dijual atau digunakan untuk tindak kejahatan.

5.     Dan untuk yang memiliki simpanan di bank, pastikan saldo tabungan tidak lebih dari 2 juta rupiah

6.     Pastikan bahwa kita belum pernah mengajukan kredit di perbankan apa lagi masih memiliki kredit aktif dan angsurannya hingga hari masih kita bayar.he

7.     Lihat jadwal dan waktu pendaftaran di masing-masing Dinas Koperasi Kabupaten Kota, jangan sampai jadwal pendaftaran secara online sudah di tutup tapi kita baru melakukan pendaftaran karana itu akan sia-sia.

Demikianlah 7 hal yang yang harus dilakukan pendaftar bantuan UMKM/BPUM agar bisa lolos sebagai penerima bantuan tersebut, tetap semangat dan semoga pandemi segera berakhir.aaminnn

Subscribe to receive free email updates:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

tinggalkan pesan